Category Archives: HUKUM EKONOMI SYARIAH

Kuliah Bersama Prof. Muhammad tentang ZISWAF

Kuliah ZISWAF

Program Studi Magister Hukum Ekonomi Syariah semester III mengadakan kuliah bersama Prof. Dr. Muhammad, M.Ag hari senin, 22 Juli 2019. Kuliah ini diadakan diruang kelas 105. Kuliah ini dilaksanakan mulai jam 08.00 – 15.30 dan membahas mengenai zakat, infaq, shadaqoh dan wakaf.

Pada perkuliahan ini, beliau memaparkan terkait makna ZISWAF secara bahasa, baik terminologi atau istilah. Pembahasan lanjutan dari beliau mengenai aplikasi yang sudah terjadi di lapangan dan permasalahan akan ZISWAF dimasyarakat.

Beliau memaparkan bahwasanya ZISWAF sangat berperan penting dalam memajukan ekonomi umat, namun belum mampu dioptimalkan dengan baik oleh umat Islam. Beliau memaparkan bagaimana wakaf uang yang sedang marak dimasyarakat dan mulai dikaji oleh beberapa akademisi. Zakat seharusnya lebih dioptimalkan untuk kebutuhan 8 golongan yang membutuhkan. Infaq, sedekah dan wakaf yang perlu dioptimalkan untuk mendorong kegiatan perekonomian umat.

Perkuliahan lainnya:

Kuliah tentang Obligasi Bersama Direktur ZICO Shariah

Mengapa umat Islam harus ber-ZISWAF?

Umat Islam Perlu ber-ZISWAF karena Islam sangat memperhatikan keadilan dan kesejahteraan umatnya. Dengan ber-ZISWAF akan mendatangkan sifat-sifat positif. Diantaranya adalah senang untuk berbagi, tidak mendzholimi orang lain, selalu mensyukuri nikmat Allah, dengan melakukan ibadah ini membuat Allah senang.

Selain itu dengan ber-ZISWAF akan mampu mengendalikan manusia terhadap harta yang dimiliki. Beliau membagi menjadi 4 hal, diantaranya: 1. Sholat dilakukan untuk mencegah perbuatan keji dan munkar, 2. Dzikir dilakukan untuk menjadikan hati agar selalu tenang, 3. Puasa dilakukan untuk menahan diri dari hawa nafsu, dan 4. ZISWAF dilakukan untuk mengendalikan harta kita agar kita merasa bahwasanya harta yang kita miliki ada hak yang harus diberikan kepada orang lain. [Soritua]

Kenali Dirimu, Temukan Bahagiamu: Sebuah Pesan dari Sang Hujjah Al-Islām

Pps UNIDA Melakukan Sosialisasi Hibah Penelitain Tesis bersama LPPM

Diskusi Ringan Bersama Dr. Nirwan: dari Syariah hingga Problem Ummat

Pps UNIDA Melakukan Sosialisasi Hibah Penelitain Tesis bersama LPPM

Kuliah tentang Obligasi Bersama Direktur ZICO Shariah

obligasi dan zico shariah

UNIDA Gontor – Program Studi Magister Hukum Ekonomi Syariah semester III mengadakan kuliah bersama Dr. Akhmad Affandi Mahfudz. Perkuliahan ini berlangsung pada Ahad, 28 Juli 2019. Kuliah ini diadakan diruang kelas 103. Kuliah ini dilaksanakan dalam dua sesi. Dimulai pada 00.80 dan berakhir pada 16.30. Materi yang dibahas adalah Arbitrase dan Persengketaan Syariah.

Pada perkuliahan ini, beliau memaparkan terkait sukuk/obligasi syariah. Dalam dunia investasi sering ditemukan berbagai macam intstrumen untuk melangsungkan investasi. Salah satu bentuk instrumen investasi, khususnya dalam pasar modal, adalah obligasi. Dalam perbankan konvensional lebih dikenal dengan istilah obligasi. Dalam perbankan Islam istilah ini dikenal dengan Sukuk (obligasi syariah).

Apa itu Obligasi?

Obligasi diartikan sebagai surat berharga jangka panjang yang bersifat utang. Dikeluarkan Emiten kepada pemegang obligasi dengan kewajiban membayar bunga pada periode dan waktu tertentu. Emiten harus melunasi biaya pokok pada saat jatuh tempo kepada pemegang obligasi. Dalam dunia obligasi, pada umumnya terdapat dua pihak. Pertama dari penerbit obligasi yaitu pihak yang meminjam atau debitur. Dan kedua adalah pemegang obligasi atau pihak yang memberi pinjaman atau kreditur.

Tujuan dari penerbitan obligasi untuk menjadikan pihak penerbit obligasi memperoleh sejumlah dana dari luar perusahaan. Dana ini akan digunakan untuk melakukan pembiayaan investasi jangka panjangnya.  Melihat definisi dan tujuan dari obligasi konvensional diatas, perlu adanya instrument yang sesuai dengan ketentuan syariah agar mampu mengakomodir masyarakat dalam melakukan investasi dengan obligasi.

Fatwa DSN MUI tentang Obligasi Syari’ah

Pada tahun 2002 DSN mengeluarkan fatwa tentang obligasi syariah yang diharapkan mampu menjadi pegangan dasar masyarakat dalam melakukan obligasi. Obligasi syariah (Sukuk) merupakan surat berharga yang diterbitkan dan mempresentasikan kepemilikan investor atas aset yang menjadi dasar dalam penerbitan sukuk dengan berlandaskan prinsip-prinsip syariah didalamnya.

Seluruh proses dan pemanfaatan sukuk harus berpegang teguh dalam hukum Islam terutama yang sudah tertuang di fatwa DSN-MUI. Dalam penerapannya, sukuk (obligasi syariah) menggunakan beberapa macama akad, seperti mudharabah/Qirad, musyarakah, murabahah, salam, istishna, dan ijarah. Selain akad tersebut, ada beberapa sukuk yang menggunakan wakalah, contohnya PT. Medco Power Indonesia.

Melihat laporan perkembangan sukuk di Indonesia dari tahun 2013-2019 mengalami kenaikan yang cukup signifikkan dengan total nilai nominal yang berbeda-beda. Merujuk pada data OJK jumlah sukuk yang ada sekitar 109 sukuk dari perusahaan yang berbeda-beda. Akad yang digunakan juga bermacam-macam, diantaranya akad ijarah, mudhorabah, dan wakalah.

Perbedaan antara Obligasi dan Sukuk

Melihat perbedaan diatas, secara garis besar hampir sama, namun dengan mengedepankan prinsip syariah, sukuk tetap menjadi sarana investasi yang tepat untuk masyarakat muslim yang ingin melakukan obligasi. Pada obligasi kovensional akan terlihat jelas bagaimana proses judi, spekulasi (maysir), atau riba (usury) terjadi bahkan selalu membicarakan bunga didalamnya. Proses ini sangat berpengaruh pada umat Islam yang jelas melarang tiga proses diatas.

Sesuai dengan perkembangan sukuk (obligasi syariah), maka bermunculan model sukuk yang berlandaskan prinsip syariah diantaranya sukuk ritel yang membantu program pemerintah dalam membangun daerah yang telah ditentukan oleh pemerintah. Selain itu, ada juga sukuk tabungan yang digunakan tang dibuka oleh kemenkeu yang tetap berlandaskan dengan prinsip syariah didalamnya.

Dua program diatas lebih mengarah pada pembangunan Negara dengan melibatkan warga Negara dalam berperan didalamnya melalui investasi mulai dari 1 juta rupiah sampai 3 miliar. Sukuk menjadi salah satu investasi yang baik untuk dilakukan oleh masyarakat muslim untuk menghasilkan investasi berkah dan manfaat sesuai dengan prinsip syariah.

Anjuran untuk Rutin Membaca dan Menulis

Diakhir perkuliahaan Direktur ZICO Shariah Indonesia ini meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa. Beliau menekankan kepada mahasiswa agar rajin membaca dan menulis, karena dalam al-Qur`an kita dianjurkan iqro’ dulu baru menulis. Mahasiswa pasca berbeda dengan S1 yang harus dikasih refrensi dan selalu dibantu dalam hal-hal lainnya.

Mahasiswa pasca harus lebih kreatif dan rajin dengan menulis, ikuti banyak konferensi call of paper untuk mengetahui sampai mana nilai tulisan kita. Hal ini diharapkan menjadi pemicu mahasiswa untuk giat dalam hal-hal akademik terutama membaca dan menulis. Beliau juga memaparkan bagaimana beliau dulunya baru bisa keluar negeri dan lain sebagainya di Program S2, maka manfaatkan waktu kalian dan jangan disia-siakan.[Soritua]

Lainnya dari Pps:

Kenali Dirimu, Temukan Bahagiamu: Sebuah Pesan dari Sang Hujjah Al-Islām

Mahasiswa Pps Mengadakan Kajian Kitab Klasik di Teras Peradaban

Pps UNIDA Melakukan Sosialisasi Hibah Penelitain Tesis bersama LPPM

Pps UNIDA Melakukan Sosialisasi Hibah Penelitain Tesis bersama LPPM

Pascasarjana UNIDA Mengumumkan Hasil Ujian Penerimaan Mahasiswa Baru

Khairul Atqiya, Kontributor

Jum’at, 25 Syawwal 1440

Gontor- Program Pascasrjana Universitas Darussalam Gontor mengumumkan hasil ujian penerimaan mahasiswa baru pada Rabu, 23 Syawwal kemarin. Acara ini dilaksanakan di ruang pertemuan gedung Center fpr Islamic and Occidental Studies (CIOS) dan dihadiri oleh rektor Universitas Darussalam Gontor, Prof. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., direktur pascasarjana Universitas Darussalam Gontor Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil, ketua program doktoral Dr. Sujiat Zubaidi, M.A., ketua program master Hukum Ekonomi Syari’ah Dr. Syamsuri., M.A.,  dan kepala tata usaha pascasarjana Dr. Jarman Arroisi. M.A.

“Pada tahun ajaran ini sebanyak 39 mahasiswa dan 31 mahasiswi telah mendaftarkan diri dan 69 diantaranya telah mengikuti ujian penerimaan”, jelas Puji Lestari, bagian penerimaan mahasiswa baru saat dihubungi pada Rabu sore. Lebih jauh lagi Ahmad Soritua, staff Program Pascasarjana UNIDA, menjelaskan bahwa seluruh pendaftar yang telah mengikuti ujian dinyatakan lulus dan diterima sebagai mahasiswa dan mahasiswi Program Pascasarjana UNIDA terhitung sejak hari pengumuman.

Pendaftaran mahasiswa baru yang di buka pada tanggal 15 s/d 25 Ramadhan dan 10 s/d 20 Syawal mendapatkan antuis terutama dari mahasiswa UNIDA Gontor strata satu yang baru saja menyelesaikan studinya. Hal ini dengan banyaknya pendaftar dari mahasiswa fresh graduate UNIDA sendiri.

69 mahasiswa dan mahasiswi baru tersebut terdiri dari 3 mahasiswa program doktoral Aqidah dan Filsafat Islam dan 63 mahasiswa dan mahasiswi program magister yang terbagi kedalam tiga program studi. Program studi magister Ilmu Aqidah dan Filsafat Islam berjumlah 5 mahasiswa dan 8 mahasiswi, program studi magister Pendidikan Bahasa Arab berjumlah 19 mahasiswa dan 13 mahasiswi dan program magister Hukum Ekonomi Syari’ah berjumlah 11 mahasiswa dan 9 mahasiswi.

Keenam puluh sembilan mahasiswa dan mahasiswi tersebut mengikuti acara pembukaan tahun ajaran baru pada Kamis pagi, 24 Syawwal 1440 yang dilanjutkan dengan program orientasi kemahasiswaan selama dua hari.

 

 

 

 

Berita Terkait:

Program Pascasarjana UNIDA Gontor Melaksanakan Ujian Penerimaan Mahasiswa Baru

Khairul Atqiya, Kontributor

Selasa, 22 Syawwal 1440

PONOROGO, GONTOR-

Program Pascasarjana Universitas Darussalam Gontor melaksanakan ujian penerimaan bagi calon mahasiswa dan mahasiswi baru pada hari ini, Selasa 22 Syawwal 1440. Ujian ini dilaksanakan di gedung terpadu dan gedung pascasarjana Universitas Darussalam Gontor.

Ujian ini berlangsung dalam dua tahap dan diikuti oleh calon mahasiswa dan mahasiswi yang telah mendaftarkan diri pada dua gelombang pendaftaran, 15-25 Ramadhan dan 10-20 Syawal. Tahap pertama adalah ujian kemampuan berbahasa Arab secara daring yang bertempat di gedung terpadu. Pada tahap selanjutnya calon mahasiswa dan mahasiswi mengikuti wawancara di gedung pascasarjana.

“Pertanyaanya seputar pengetahuan dasar tentang jurusan yang akan diambil di samping ujian membaca Al-Qur’an dan tes psikologi”. Ujar Ahmad Rizqi Fadillah, salah seorang calon mahasiswa saat ditemui di kamar sementara calon mahasiswa. Selain itu wawancara ini bertujuan untuk mengukur kemampuan para calon mahasiswa dalam berbahasa Arab dan Inggris yang menjadi bahasa pengantar dalam perkuliahan.

Alfi Mar’atul Khasanah, salah seorang calon mahasiswi menuturkan bahwa ujian kemampuan berbahasa saat wawancara mencakup kemampuan mendengar dan berbicara yang diuji melalui percakapan selama wawancara serta kemampuan membaca yang diuji dengan membaca beberapa halaman dari sebuah buku untuk selanjutnya dijelaskan kembali.

Pengumuman hasil ujian calon mahasiswa dan mahasiswi Program Pascasarjana Universitas Darussalam Gontor rencananya akan dilaksanakan pada Rabu pagi 23 Syawwal 1440, sehari setelah ujian berlangsung. Pengumuman kelulusan ini selanjutnya akan diterbitkan di situs resmi Program Pascasarjana Universitas Darussalam Gontor.

Ujian Penerimaan Mahasiswa Baru

Tim LPPM UNIDA Gontor Lakukan Pendampingan Program Dana Hibah DIKTI PTM Pascasarjana

Tim LPPM UNIDA Gontor Lakukan Pendampingan Program Dana Hibah DIKTI PTM Pascasarjana

PPs UNIDA Gontor – Mahasiswa dan mahasiswi Program Pascasarjana Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor yang telah lolos dalam pengumuman penerima dana hibah penelitian tesis magister Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (KEMENRISTEK DIKTI) Tahun 2019 melakukan pendampingan revisi proposal penelitian bersama Tim LPPM UNIDA Gontor bertempat di Hall Gotel Lt 2. Sabtu, (20/04).

Acara yang dilaksanakan selama dua hari ini (Sabtu s/d Ahad) membahas tentang revisi subtansi proposal dan RAB Program Penelitian Tesis Magister. LPPM UNIDA Gontor sebagai penyelenggara acara ini melakukan monitoring secara berkala mulai dari awal penyusunan pengajuan proposal PTM, upload berkas ke SIMLIBTAMAS, revisi proposal, penandatanganan kontrak sampai kepada tahap akhir PTM.

Pada tahun ini, kali pertamanya Program Pascasarjana mendapat kepercayaan yang besar oleh KEMENRISTEK DIKTI untuk mengelola Penelitian Tesis Magister. Hal ini terbukti dengan lolosnya 24 Tim Penelitian Tesis Magister, yang terdiri dari Magister Hukum Ekonomi Syari’ah (HES) 15 Tim, Magister Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) 5 Tim dan Magister Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 6 Tim masing-masing Tim terdiri dari dua dosen dan dua mahasiswa.

Semoga dengan dilaksankanya acara ini memberikan semangat dan daya saing yang positif diantara mahasiswa pascsarjana dalam bidang pengabdian dan penelitian sehingga semakin meningkatkan mutu Program Pascasarjana UNIDA Gontor kedepannya. [H. Wafi]

Tim LPPM Bersama Mahasiswa/i Pascasarjana UNIDA Gontor sedang melakukan revisi proposal penelitian tesis magister KEMENRISTEK DIKTI Tahun 2019

Berita Lainnya:

Rapat Evaluasi Pascasarjana di Akhir Tahun Akademik 1439 H / 1440 H

Rapa Akhir Tahun Pascasarjana UNIDA Gontor

PPs UNIDA Gontor – Kamis, (19/04) Program Pascasarjana Universitas Darussalam Gontor menggelar rapat Koordinasi dalam rangka evaluasi kegiatan pascasarjana selama setahun, serta penetapan program kerja setahun ke depan, bertempat di ruang sidang pascasarjana. Acara ini di hadiri oleh Rektor UNIDA Gontor Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., Direktur Pascasarjana Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil., Asisten Direktur Pascasarjana Dr. Muhammad Muslih, M.Ag., Kepala Unit Penjamin Mutu Pascasarjana Dr. Jarman Arroisi, M.A. dan seluruh Ketua Program Studi serta fungsionaris pascasrjana.

Rapat yang di mulai pukul 20.00 mengevaluasi kegiatan yang telah terlaksana di program pascasarjana selama setahun yang lalu, pada tahun akademik 1439 H / 1440 H. di antaranya kegiatan perkuliahan, progress penulisan tesis bagi mahasiswa dan mahasiswi, orientasi akademik mahasiswa baru dan manajemen pengelolaan pascasarjana.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Pascasarjana Dr. Hamid Fahmy Zarksyi, M.Ed., M.Phil. memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh bagian di pascasarjana yang telah mejalankan amanahnya dengan sungguh-sungguh baik di tiap-tiap Ketua Program Studi, Unit Penjamin Mutu,  Koordinator Tata Usaha maupun staf.

Ka Prodi secara berkala memberikan evaluasi dan monitoring kepada mahasiswanya baik di dalam perkuliahan maupun dalam bentuk pertemuan sebulan sekali  pada acara buka puasa bersama, family gathering, dan olah raga bersama seperti futsal bersama dosen dan mahasiswa.

Selain evaluasi, rapat ini juga membahas kegiatan yang akan di laksanakan pada tahun akademik 1440 H/1441 H, serta membuat kalender akademik yang akan menjadi acuan dalam pelaksanaan seluruh kegiatan yang ada di program pascasarjana selama setahun.

Harapan dengan diadakanya rapat akhir tahun ini tetap mempertahankan dan meningkatkan mutu Program Pascasarjana UNIDA Gontor baik pada program magister maupun program doktor. [H. Wafi]

Eratkan Ukhuwah Islamiyah Prodi Magister Buka Puasa Bersama

buka puasa magister HES

PPs UNIDA Gontor – Kegiatan akademik dan non akademik pada program studi Magister berjalan sesuai dengan yang telah diagendakan oleh prodi. Salah satu kegiatan yang diadakan oleh prodi untuk menambah semangat dan menjaga motivasi mahasiswa dan mahasiswi yaitu mengadakan buka puasa bersama dosen dan mahasiswa. Kegiatan ini diadakan pada hari Senin, 15 April 2019 di Hall Hotel Lantai II dan dihadiri oleh dosen Magister HES dan mahasiswa semester 2 dan 4.

Kegiatan ini dibuka oleh Ka. Prodi Magister HES, dalam sambutan pembuka Ustadz Dr. Syamsuri, M.Sh mengatakan bahwa kegiatan ini adalah wadah untuk menjaga ukhuwah diantara dosen dan mahasiswa. Beliau menyampaikan bahwa salah satu kunci keberhasilan belajar di program pascasarjana adalah keseriusan, karena dengan keseriusan tersebut akan mampu membawa pada tujuan yang ingin anda capai.

Pada sambutan lainnya, ustadz Dr. Mulyono Jamal, M.A memberikan semangat dan pesan ke mahasiswa agar tetap menjaga niat dan semangatnya di Program Pascasarjana. Beliau mengibaratkan kuliah di Pasca khususnya dalam tahap menulis tesis memerlukan semangat yang yang tinggi. Ibarat yang beliau ambil adalah seperti cambuk yang terus dicambukkan agar semakin menjadi cambuk yang kuat. Terus semangat dalam menulis, agar tulisan yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi umat. Disamping itu, Ustadz Imam Kamaluddin, M.Hum menambahkan bahwasanya Fakultas Syariah sangat terbuka buat alumni Pasca HES. Kerjakanlah tesis dengan baik dan cepat dan tidak perlu berlama-lama karena banyak yang perlu antum lakukan setelah antum selesai S2 nanti.

Dosen dan Mahasiswai Magister HES menggelar buka puasa bersama di Hall Hotel Lt 2

Setiap orang memiliki cara belajar masing-masing, sangat sedikit sekali yang memiliki tata cara belajar yang sama. Pesan Ustadz Dr. Mohammad Ghozali, M.A pada kesempatan ini adalah terkait metode dan trik dalam mempercepat dalam menulis tesis. Beliau menambahkan bahwasanya antum semua harus memulai bangun malam jam 02.00, ambil wudhu dan laksanakanlah sholat tahajud kemudian lanjutkanlah menulis tesis kalian. Perlu diingat, waktu sangat penting dan sangat cepat berjalan maka jangan pernah menunda-nunda menulis tesis. Buatlah target-target yang ingin antum capai, buatlah rentetan waktu agar antum bisa mengukur kapan harus selesai, kapan harus ujian dan lain sebagainy

Pada sambutan terakhir sekaligus menutup acara buka puasa bersama Prodi Magister HES ustadz Dr. Setiawan bin Lahuri berpesan kepada mahasiswa untuk terus mengikuti acara yang diadakan oleh prodi, contohnya seperti hari ini yaitu buka puasa bersama maka semua mahasiswa prodi wajib hadir, karena dengan pertemuan ini mahasiswa akan mendapat masukan dan dorongan motivasi dari dosen-dosen. Beliau mengakhiri sambutannya dengan menyampaikan bahwasanya kita punya satu misi yaitu menyelesaikan tesis tepat pada masa studi yang ada. Hasilnya penting, akan tetapi proses dalam menyelesaikan tesis juga penting.

Acara ini dimulai jam 17:00 dan diakhiri dengan berkumandangnya adzan magrib dan dilanjutkan dengan ramah tamah dosen dan mahasiswa.  [Soritua]

Tingkatkan Kompetensi Literasi di Era Indutri 4.0, Unida Gontor Mengirim Mahasiswa Pascasarjana Mengikuti Konferensi Internasional di UMY

Perkembangan industri 4.0 selalu memicu para pegiat ekonomi untuk senantiasa meningkatkan kreativitas dan inovasi yang kompatibel. Industri yang berindikasikan dengan maksimilasi peran internet ini berimplikasi pada kehidupan harian para konsumen dan permintaan pasar. Permintaan pasar pada era ini lebih mengutamakan fleksibelitas daripada harus melakukan interaksi sosial tawar menawar secara langsung. Dengan dorongan tersebut, produsen berusaha menyediakan kebutuhan pasar yang makin variatif dengan bantuan teknologi dan internet disamping ketatnya persaingan lokal dan global. Bukan hanya praktisi, akademisi juga dituntut untuk memberikan masukan dan strategi untuk kesiapan masyarakat Indonesia dalam menyongsong tantangan industri ini.

Dengan alasan ini, Unida mengutus salah satu mahasiswa pascasarjana program studi hukum ekonomi syari`ah, Dadang Irsyamuddin, untuk menjadi salah satu pembicara pada The 5th International Conference of Management Sciences (ICOMS 2019). Konferensi ini juga turut dihadiri oleh ahli dalam bidang ekonomi dari tiga negara, Prof. Shu Hsien Liao (Tamkang, University Taiwan), Dr. Shafinar Hj. Ismail (UITM, Malaysia), dan Assoc. Prof. Pensri Joroenwanit Khon Khaen (University Thailand). Konferensi juga dihadiri Dr. Baruna Kurnianto dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Acara yang diselenggarakan pada Selasa 26 Maret 2019 di Ballroom Prambanan Hotel Cavinton Yogyakarta ini mengusung tema Strengthening Competitiveness to Cope with Industrial Revolution 4.0. diikuti oleh 45 peneliti yang dari berbagai negara yang akan mempresentasikan papernya pada sesi kedua konferensi ini. Pada sesi pertama, lima keynote speakers diatas memaparkan berbagai macam paper mengenai perkembangan persaingan dalam industri 4.0.

Dadang Irsyamuddin sendiri mempresentasikan paper dengan judul The Implementation of Public Economic Empowerment Based on Integrated Management (Study Case at Jogokariyan Mosque 2018) berfokus pada peran masjid Jogokariyan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pada era industri 4.0 ini. Ia diberi kesempatan untuk memberikan pemaparan singkat mengenai penelitiaannya dalam Focus Group Discussion yang terdiri dari 18 peneliti termasuk guru besar ilmu manajemen UMY Prof. Dr. Siswoyo Haryono, MM. FGD yang telah ditentukan panitia tersebut berkonsentrasi pada bidang yang diminati oleh peneliti di grup tersebut yaitu manajemen umum dan sumber daya manusia.

Dadang Irsyamuddin saat mempresentasikan makalahnya dalam forum The 5th International Conference of Management Sciences (ICOMS 2019)

Adapun dalam proses penyusunan paper tersebut, Dadang Irsyamuddin dibimbing oleh beberapa dosen UNIDA Gontor yang kompeten di bidang ekonomi Islam yaitu Dr.Syamsuri, M.sh, Dr. Setiawan bin Lahuri, M.A., dan Mufti Afif, M.A. Upaya yang dilakukan para peneliti UNIDA Gontor merupakan salah satu kepedulian dan tanggung jawab kepada umat atas tantangan global ini. Penelitian sederhana ini diharapkan dapat berkontribusi menambah wawasan civitas akademika dan pelaku bisnis dalam strategi pengembangan ekonomi islam di era industri 4.0. [Dadang Irsyamuddin]