Category Archives: Uncategorized

Pascasarjana Rebut Posisi Runner-Up Sepak Bola

Pertandingan pada gelaran Muharram Cup 2019 usai pada Senin sore, 2 September 2019 kemarin. Acara perlombaan rutin ini melibatkan seluruh komponen Universitas Darussalam mulai dari dosen, tenaga kependidikan, staff dan mahasiswa baik strata satu atau pascasarjana. Seluruh peserta terlibat aktif dalam berbagai perlombaan yang diselenggarakan.

Dari cabang olahraga ada beberapa cabang yang dilombakan. Di antaranya sepak bola, bola basket, futsal, takraw, tenis meja, bulu tangkis, voly. Lomba-lomba ini adalah lomba yang diikuti oleh hampir semua tim. Pada cabang-cabang ini tim pascasarjana dapat bersaing dengan cukup baik dalam dua cabang olah raga, sepak bola dan futsal. Pada cabang futsal tim pascasarjana dapat mencapai babak semifinal. Namun harus tumbang saat berhadapan tim tarbiyah dan gagal melaju ke final.

Kondisi berbeda terjadi pada cabang sepak bola. Di cabor ini tim pascasarjana berhasil melewati hadangan tim tarbiyah untuk melangkah ke final melawan tim FEM (Fakultas Ekonomi dan Manajemen). Sebelumnya pascasarjana telah berhasil menaklukan tim Saintek dengan kemenangan besar 7-0 untuk masuk ke babak semifinal.

Baca juga:

Tim Pascasarjana Memenangkan Laga Perdana di Cabang Sepakbola

Pertandingan Uji Coba Pascasarajana Sebelum Muharram Cup

Tim Pascasarjana Mengalami Kekalahan pada Laga Kedua Futsal

Laga final antara tim pascasarjana melawan tim FEM berjalan sangat seru. Pada pertandingan yang diselenggarakan senin sore lalu ini tim pascasarjana langsung menekan sejak menit awal pertandingan. Dengan strategi ini pascasarjana berhasil menguasai jalannya pertandingan. Hasilnya gol bersarang terlebih dahulu di gawang FEM, kedudukan 1-0 untuk keunggulan pascasarjana. Keunggulan ini bertahan sampai turun minum.

Pada babak kedua tim pascasarjana tetap menekan namun tidak dapat menambah keunggulan. Dengan semangat pantang menyerah tim FEM berhasil menyamakan kedudukan di menit akhir babak kedua. Pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Akhirnya tim FEM berhasil menang dramatis dengan tiga sesi babak penalti. Dan pascasarjana berada di peringkat kedua atau Runner-Up.

Lomba-lomba lain

Pada Muharram Cup tahun ini terdapat lomba yang berbeda. Ada lomba panahan dan panjat pinang. Pada perlombaan panahan tim pascasarjana berhasil sampai ke babak semifinal. Sedangkan pada perlombaan panjat pinang pascasarjana tidak mengutus timnya. Dan pada lomba-lomba lainnya tim pascasarjana tidak dapat berbicara banyak. Pada bebrapa cabor pascasarjana gugur pada pertandigna pertama.[Atqiya]

Sila Kelima Perspektif Maqashid Syari’ah dan Pemindahan Ibukota

Sejarah Kanonifikasi al-Qur’an

Film Islami itu Islami? Dilema Film Religi, Tantangan bagi Sineas Muslim

Pembukaan FNL: Makna dan Hikmah Perjalanan Hijrah Nabi

Kuliah tentang Obligasi Bersama Direktur ZICO Shariah

obligasi dan zico shariah

UNIDA Gontor – Program Studi Magister Hukum Ekonomi Syariah semester III mengadakan kuliah bersama Dr. Akhmad Affandi Mahfudz. Perkuliahan ini berlangsung pada Ahad, 28 Juli 2019. Kuliah ini diadakan diruang kelas 103. Kuliah ini dilaksanakan dalam dua sesi. Dimulai pada 00.80 dan berakhir pada 16.30. Materi yang dibahas adalah Arbitrase dan Persengketaan Syariah.

Pada perkuliahan ini, beliau memaparkan terkait sukuk/obligasi syariah. Dalam dunia investasi sering ditemukan berbagai macam intstrumen untuk melangsungkan investasi. Salah satu bentuk instrumen investasi, khususnya dalam pasar modal, adalah obligasi. Dalam perbankan konvensional lebih dikenal dengan istilah obligasi. Dalam perbankan Islam istilah ini dikenal dengan Sukuk (obligasi syariah).

Apa itu Obligasi?

Obligasi diartikan sebagai surat berharga jangka panjang yang bersifat utang. Dikeluarkan Emiten kepada pemegang obligasi dengan kewajiban membayar bunga pada periode dan waktu tertentu. Emiten harus melunasi biaya pokok pada saat jatuh tempo kepada pemegang obligasi. Dalam dunia obligasi, pada umumnya terdapat dua pihak. Pertama dari penerbit obligasi yaitu pihak yang meminjam atau debitur. Dan kedua adalah pemegang obligasi atau pihak yang memberi pinjaman atau kreditur.

Tujuan dari penerbitan obligasi untuk menjadikan pihak penerbit obligasi memperoleh sejumlah dana dari luar perusahaan. Dana ini akan digunakan untuk melakukan pembiayaan investasi jangka panjangnya.  Melihat definisi dan tujuan dari obligasi konvensional diatas, perlu adanya instrument yang sesuai dengan ketentuan syariah agar mampu mengakomodir masyarakat dalam melakukan investasi dengan obligasi.

Fatwa DSN MUI tentang Obligasi Syari’ah

Pada tahun 2002 DSN mengeluarkan fatwa tentang obligasi syariah yang diharapkan mampu menjadi pegangan dasar masyarakat dalam melakukan obligasi. Obligasi syariah (Sukuk) merupakan surat berharga yang diterbitkan dan mempresentasikan kepemilikan investor atas aset yang menjadi dasar dalam penerbitan sukuk dengan berlandaskan prinsip-prinsip syariah didalamnya.

Seluruh proses dan pemanfaatan sukuk harus berpegang teguh dalam hukum Islam terutama yang sudah tertuang di fatwa DSN-MUI. Dalam penerapannya, sukuk (obligasi syariah) menggunakan beberapa macama akad, seperti mudharabah/Qirad, musyarakah, murabahah, salam, istishna, dan ijarah. Selain akad tersebut, ada beberapa sukuk yang menggunakan wakalah, contohnya PT. Medco Power Indonesia.

Melihat laporan perkembangan sukuk di Indonesia dari tahun 2013-2019 mengalami kenaikan yang cukup signifikkan dengan total nilai nominal yang berbeda-beda. Merujuk pada data OJK jumlah sukuk yang ada sekitar 109 sukuk dari perusahaan yang berbeda-beda. Akad yang digunakan juga bermacam-macam, diantaranya akad ijarah, mudhorabah, dan wakalah.

Perbedaan antara Obligasi dan Sukuk

Melihat perbedaan diatas, secara garis besar hampir sama, namun dengan mengedepankan prinsip syariah, sukuk tetap menjadi sarana investasi yang tepat untuk masyarakat muslim yang ingin melakukan obligasi. Pada obligasi kovensional akan terlihat jelas bagaimana proses judi, spekulasi (maysir), atau riba (usury) terjadi bahkan selalu membicarakan bunga didalamnya. Proses ini sangat berpengaruh pada umat Islam yang jelas melarang tiga proses diatas.

Sesuai dengan perkembangan sukuk (obligasi syariah), maka bermunculan model sukuk yang berlandaskan prinsip syariah diantaranya sukuk ritel yang membantu program pemerintah dalam membangun daerah yang telah ditentukan oleh pemerintah. Selain itu, ada juga sukuk tabungan yang digunakan tang dibuka oleh kemenkeu yang tetap berlandaskan dengan prinsip syariah didalamnya.

Dua program diatas lebih mengarah pada pembangunan Negara dengan melibatkan warga Negara dalam berperan didalamnya melalui investasi mulai dari 1 juta rupiah sampai 3 miliar. Sukuk menjadi salah satu investasi yang baik untuk dilakukan oleh masyarakat muslim untuk menghasilkan investasi berkah dan manfaat sesuai dengan prinsip syariah.

Anjuran untuk Rutin Membaca dan Menulis

Diakhir perkuliahaan Direktur ZICO Shariah Indonesia ini meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa. Beliau menekankan kepada mahasiswa agar rajin membaca dan menulis, karena dalam al-Qur`an kita dianjurkan iqro’ dulu baru menulis. Mahasiswa pasca berbeda dengan S1 yang harus dikasih refrensi dan selalu dibantu dalam hal-hal lainnya.

Mahasiswa pasca harus lebih kreatif dan rajin dengan menulis, ikuti banyak konferensi call of paper untuk mengetahui sampai mana nilai tulisan kita. Hal ini diharapkan menjadi pemicu mahasiswa untuk giat dalam hal-hal akademik terutama membaca dan menulis. Beliau juga memaparkan bagaimana beliau dulunya baru bisa keluar negeri dan lain sebagainya di Program S2, maka manfaatkan waktu kalian dan jangan disia-siakan.[Soritua]

Lainnya dari Pps:

Kenali Dirimu, Temukan Bahagiamu: Sebuah Pesan dari Sang Hujjah Al-Islām

Mahasiswa Pps Mengadakan Kajian Kitab Klasik di Teras Peradaban

Pps UNIDA Melakukan Sosialisasi Hibah Penelitain Tesis bersama LPPM

Pps UNIDA Melakukan Sosialisasi Hibah Penelitain Tesis bersama LPPM

Monitoring Evaluasi dan kinerja dosen

UNIDA Gontor – Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan mutu dosen Program Pascasarjana Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor direktur pascasarjana Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil. melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi kegiatan dosen dalam proses belajara mengajar.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap awal semester sekaligus dimanfaatkan sebagai upaya persamaan persepsi dalam memahami program pascasarjana. Biasanya dalam kegiatan ini direktur pascasarjana menyampaiakan beberapa program kedepan dan evaluasi selama satu semester.

Dalam menyampaikan programnya direktur selalu memberikan arahan-arahan filosofis dan teknis pelaksananaan. Sementara dalam pola evaluasi di berikan beberapa peringatan dan teguran bagi dosen yang terlambat dalam menyerahkan nilai. Dalam kesempatan tersebut direktur juga memberikan kesempatan kepada fungsionaris untuk memberikan gagasan-gagasannya untuk pengembangan dan peningkatan kualitas dosen dan mahasiswa melalu kegiatan seperti penelitian bersama.

Secara dinamis para fungsionaris dan dosen aktif memberikan masukan beberapa hal ke arah perbaikan. selain itu, dalam kesempatan monitering  dan evaluasi kerja dosen ini juga disampaikan jadwal masing-masing dosen selama satu tahun kedepan sekaligus dismpaikan undangan untuk semua fungsionaris dan dosen menghadiri pembukaan ajaran tahun baru.[]

Doctoral Program – University of Darussalam Gontor