Diskusi: Ajang Aktualisasi Intelektual Mahasiswa

ilustrasi diskusi

GEDUNG TERPADU – Inovasi terus dicetuskan dalam peningkatan intelektual mahasiswa Universitas Darussalam Gontor. Tepat di Sabtu siang (19/6), Direktur Islamisasi Al-Ustadz Dr. M. Khalid Muslih, MA membuka kegiatan diskusi rutin setiap pekan dengan peserta dari Semester 1-5, dibimbing oleh mentor dari mahasiswa senior semester 7 ke atas, dan diawasi oleh mahasiswa pascasarjana yang tinggal di asrama Ali bin Abi Thalib.

Dr. Khalid menegaskan, “Diskusi dengan pola terbimbing yang melibatkan setiap semester dan pengawasan dari mahasiswa pascasarjana ini adalah ciri khas pola pendidikan yang hanya ada di Perguruan Tinggi Pesantren (PTP).” Agenda ini menekankan sisi pendidikan dengan pembinaan dan bimbingan dan tidak semerta berorientasi ke pengembangan kemampuan ‘aqliyan dan menggapai syahadah.

Di pengarahan acara tersebut Direktur menekankan titik penting output dari pendidikan Islam, yaitu melahirkan insan kamil dengan enam indikasinya.

Pertama, semakin cerdas akalnya. Cerdas bukan berarti pintar, namun mampu mengontrol diri dengan adil, berbuat sesuai hati nurani dan kebenaran, dan meletakkan segala sesuatu sesuai hak dan tempatnya.

Kedua, lebih sehat badannya. Seorang insan kamil dalam berdakwah dan mengajarkan al-haq tidak sakit-sakitan dan selalu semangat beramal saleh setiap saat.

Ketiga, lebih lembut hatinya. Seorang yang beradab terdidik memiliki kepekaan hati yang luarbiasa terhadap dosa dan maksiat. Ia mengikuti suara dhamir suara hati kecilnya yang mengarahkan kebenaran, peka terhadap kekurangan orang lain, dan peka sosial.

Keempat, semakin mulia akhlaknya. Insan kamil selalu menjaga hatinya untuk selalu mengingat Allah sehingga terjaga lisan dan perbuatannya.

Kelima, semakin bijak kata dan perilakunya. Tatkala ia bertutur, katanya penuh hikmah, tidak menyakiti perasaan, dan bahkan mampu menggerakkan orang lain untuk ikut berbuat baik sesuai tuntunan Al-Quran.

Keenam, semakin terlatih potensinya. Hasil pendidikan yang tepat membangkitkan potensi seseorang hingga melejit mencapai kepakaran yang tiada duanya. Ia selalu mencapai prestasi gemilang dan semakin dicari orang sebagai tanda dirinya semakin bermanfaat bagi sesama manusia.

Diharapkan program diskusi setiap pekan ini menjadi ajang pendidikan untuk mencapai enam indikasi tersebut dan mematangkan keilmuan dan kemampuan intelektual setiap mahasiswa yang terlibat, baik sebagai peserta maupun pembimbing. (red/AH)

Amir Hidayatullah

Amir Hidayatullah

Seorang sarjana Islam dari Universitas Darussalam Gontor, alumni KMI Gontor 2014 SMART Generation, dan guru Gontor 2 selama 7 tahun. Pemain musik dan maniak teknologi ini menempuh studi Magister Pascasarjana UNIDA Gontor bidang Aqidah dan Filsafat Islam sejak tahun 2020.
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Artikel Terkait:

TOP