Pembukaan Kelas Matrikulasi Bahasa UNIDA Putri

Oleh, Alfi Mar’atul Khasanah

Sabtu, 4 Juli 2020, Universitas Darussalam Gontor Divisi Mantingan menyelenggarakan Pengarahan dan Pembukaan Kelas Matrikulasi Bahasa. Acara yang bertempatkan di Aula Laboratorium Fakultas Ilmu Kesahatan ini diikuti oleh mahasiswi baru yang berasal dari non-KMI, Dosen-dosen putri, Mahasisiwi Program Pascasarjana Unida Gontor Prodi Pendidikan Bahasa Arab dan beberapa mahasiswi semester 7 sebagai pemateri dan pengajar.

Pengarahan dan Nasihat

Acara ini dibuka oleh Al-Ustadz Dr. Nur Hadi Ihsan, MIRKH  selaku Pengasuh Universitas Darussalam Gontor Divisi Mantingan. Beliau menjelaskan bahwa kelas Matrikulasi Bahasa bukanlah hal yang baru didunia universitas, apalagi Universitas yang berstandar Internasional. “Kelas bahasa atau kelas matrikulasi ini biasanya wajib ada dan dilaksanakan oleh universitas-universitas yang menggunakan Bahasa Internasioanl dalam pembelajarannya” tukas beliau. Beliau mengambil contoh beberapa universitas luar negri ternama, seperti IIUM dan Universitas Al-Azhar Kairo, yang mana memiliki kelas Matrikulasi dengan menejemen yang baik. “Jadi, kalau Unida mengadakan kelas Matrikulasi, itu bukanlah bid’ah atau mengada-ngada” papar beliau. Hal ini selaras dengan cita-cita Trimurti yakni Menjadikan Unida sebagai perguruan Tinggi yang bermutu dan berarti. Salah satunya adalah melalui bahasa.

Dalam pidatonya beliau menegaskan bahwa Bahasa merupakan kemampuan (skill), yang mana cara mendapatkannya tak hanya melalui ilmu pengetahuan dikelas, apalagi melalui ilusi dan imajinasi.

“Kunci lancar berbahasa ada 3. Dan ketiga hal ini harus dilakukan secara integret, menyatu dan totalitas” pesan beliau. “Kunci pertama adalah practice, praktek. Percuma jika hanya paham dan tau tapi tidak mempraktekannya. Tidak usah takut salah. Jika mau maju ya jangan malu” tukas beliau. “Kunci yang kedua adalah practice, dan kunci ketiga adalah practice. Karena bahasa itu harus dipraktekkan. Bukan sekedar dihafalkan”

Diakhir pidatonya beliau berpesan bahwa mahasiswi harus benar-benar membulatkan tekadnya untuk mengikuti kelas ini. “Mengetahui 1 kata namun mampu menjadikannya kedalam 1000 kalimat lebih baik dari pada mengetahui 1000 kata namun hanya mampu menjadikannya kedalam 1 kalimat, apalagi tidak sama sekali. Karena belajar Bahasa tidak semata-mata tentang kata, namun juga tentang pembentukan kalimat. Learning language is not just about learning word, but it is about learning structure”

Kelas Matrikulasi

Kelas Matrikulasi bukanlah hal yang baru bagi Unida Gontor. Namun sistem pelaksanaannya lah yang diperbaharui. Untuk tahun ini Unida Putri memiliki 17 orang mahasiswi non-KMI yang nantinya akan dijadikan 1 kelas. Dan sebagai pengajarnya adalah Dosen-dosen putri dari Markaz Bahasa, Mahasiswi Pascasarjana Unida Gontor Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dan beberapa mahasiswi Unida semester 7. Mereka wajib mengikuti kelas Matrikulasi selama 1 tahun. Yang mana terdiri dari 7 jam pelajaran setiap harinya, yang terdiri dari 3 jam perkuliahan, 3 jam kelas tambahan dan 1 jam kelas pagi. Adanya kegiatan ini diharapkan agar mahasiswi non-KMI juga mampu memiliki standar bahasa yang sama dengan alumni KMI.