Puisi Pascasarjana: Penampilan Perdana Teras Peradaban

Puisi pascasarjana pada Alhambra Night

UNIDA Gontor – Kampus UNIDA Gontor mengadakan pentas Alhambra Night di depan gedung terpadu. Alhambra Night adalah salah satu kegiatan dari rangkaian Khutbatu-l-Arasy yang diadakan oleh kampus UNIDA Gontor. Di dalamnya ada berbagai penampilan seni yang ditampilkan oleh para mahasiswa. Selain itu terdapat juga dosen yang ikut berpartisipasi. Kegiatan Alhambra Night adalah yang ketiga kali diadakan di kampus UNIDA Gontor. Kegiatan ini biasa diadakan setiap tahunnya sebagai penutup rangkaian acara Pekan Perkenalan Khutbatu-l-Arasy.

Persiapan yang Singkat

Pada tahun ini mahasiswa pascasarjana tidak mau ketinggalan untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dalam kegiatan ini Mahasiswa pascasarjana menampilkan puisi yang berjudul “Jika Engkau Elang” karya Al-Ustadz Hasib Amrullah. Ini adalah kali pertama mereka ikut serat dalam acara ini. Mahasiswa pascasarjana mendapatkan kesempatan untuk tampil diurutan keempat belas.

Uniknya, mahasiswa pascasarjana baru memulai latihan untuk penampilan ini pada malam sebelumnya. Meski dengan waktu persiapan yang singkat, penampilan yang mereka suguhkan pada esok malamnya dapat memukau penonton dan mengundang tepuk tangan yang meriah. Hal itu tak terlepas dari semangat dan keseriusan mereka saat latihan.

Bimbingan Langsung Penggubah Puisi

Selain itu, bimbingan langsung dari Ustadz Hasib Amrullah saat latihan juga membantu mereka untuk mengoptimalkan waktu latihan yang ada. Beliau juga memberikan masukan dan saran dalam hal-hal teknis tentang pembacaan puisi, baik itu dari segi bacaan dan gerakan. “Puisi itu adalah suara (artikulasi) kalau suara hilang puisinya juga hilang”, ucap Ustadz Hasib mengomentari pembaca puisi.

“Lepaskan status sosialmu, jadilah manusia saat tampil”, ujar Ustadz Hasib mengomentari penampilan mereka disaat lataihan. Karena itu, walaupun menjadi mahasiswa pascasarjana tidak menghalangi mereka untuk tampil lepas saat di panggung Alhambra Night.

Sebagai persiapan akhir, mahasiswa pascasarjana mengadakan latihan terakhir sesaat sebelum penampilan di atas panggung. Mereka tampil dengan mengenakan jas hitam, dan peci hitam yang dihiasi dengan pita merah putih.

Baca juga: Alhambra Night 3.0 Menjadi Penutup Khutbatu-l-‘Arsy UNIDA Gontor

Dalam penampilan puisi ini pembaca dibagi kedalam dua vokal, vokal tunggal dan vokal bersama. Terdapat lima pembaca vokal tunggal. Vokal bersama mengisi pembacaan di antara pembaca vokal tunggal untuk menunjukkan penekanan. Peserta penampilan ini adalah mahasiswa semester satu dan tiga.

Setelah latihan intensif dalam waktu yang relatif singkat, mahasiswa pascasarjana dapat menyuguhkan kemampuan maksimal mereka. Adalah sebuah kebahagian bersama, bisa ikut memeriahkan Alhambra Night, walaupun latihan dengan waktu yang singkat. Karena dukungan dan motivasi dari teman-teman yang lain lah kami terus maju kedepan. Bagi saya sebagai penulis ini untuk kali pertama ikut tampil dalam kegiatan yang diadakan di kampus UNIDA Gontor. Semoga kegiatan ini dapat merekatkan ukhuwah mahasiswa pasacasarjana.

Salah satu bait puisi yang berkesan bagi pembaca adalah bait “Putra-Putri Darussalam” karena ada pesan yang tak terucap, ada kata yang tak terurai, ada maksud yang tersirat. Setidaknya seperti itulah kesan yang dirasakan Ustadz Fauzul Halim, salah satu ketua Dema Pascasarjana.  [AlAspahani/Atqiya]

Lainnya dari Pps UNIDA:

Hikmah ‘Idul Adha: Mengambil Ibrah dari Kisah Nabi Ibrahim

Rektor IIUM Beribicara Tentang Kesan Terhadap Gontor

Alhambra Night 3.0 Menjadi Penutup Khutbatu-l-‘Arsy UNIDA Gontor