PASCA UNIDA UNGGUL 2025 Diluncurkan di Tahun Ajaran Baru Pascasarjana 2021-2022

Setelah unggul tahun 2025 unggul secara nasional, maka 2026 nanti kita akan go international!

Dr. Khalid Muslih, MA (Direktur baru Program Pascasarjana UNIDA)

Belum genap satu dasawarsa Universitas Darussalam Gontor berjalan di bawah Kemendikbudristek (Kementrian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi) sejak tahun 2014. Namun langkah dan impiannya sudah melalang jauh di kancah nasional dan internasional. Hal ini semakin diperkuat dengan dicanangkannya program UNIDA UNGGUL yang ditargetkan tercapai di tahun 2025 dalam kaliber nasional dan internasional.

Program ini dicetuskan oleh Al-Ustadz Dr. M. Kholid Muslih, MA pada acara pembukaan tahun ajaran baru pada hari Sabtu (12/6) saat menyampaikan orasinya selaku direktur pascasarjana yang baru aktif bertugas di tahun ajaran 2021-2022 sejak bulan Syawal ini. Beliau menggantikan Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A., M.Phil yang mendapat amanah menjadi rektor Universitas Darussalam Gontor sejak bergantinya struktur pimpinan Pondok Modern pasca wafatnya 2 figur pimpinan terdahulu.

Untuk mencapai UNIDA Unggul ini beliau menegaskan adanya 9 pilar yang harus diperkokoh dalam menjalankan geliat aktifitas universitas. 9 pilar yang dimaksud adalah:

  1. Visi-Misi-Tujuan-Strategi: harus jelas dan solid, dijiwai dan dipahami oleh setiap civitas akademika universitas
  2. Tata Pamong, Tata Kelola, Kerjasama: Struktur yang terus diperkuat dengan infrastuktur yang terus dilengkapi
  3. Mahasiswa: terus didorong untuk memperbanyak publikasi yang berkualitas dan mampu menuntaskan kuliah dengan masa studi ideal
  4. SDM: Tidak berhenti meningkatkan kualitas dosen dengan mengirim kader-kader universitas ke jenjang pendidikan lebih tinggi dengan kepakaran yang beraneka macam
  5. Keuangan, sarana, prasarana: selalu ditingkatkan sebagai jantung penggerak berdenyutnya kegiatan pokok Tri Darma Perguruan Tinggi
  6. Pendidikan: melalui peningkatan mutu sistem perkuliahan dan SDM dosen
  7. Luaran: kemampuan UNIDA untuk bersaing bebas di kancah nasional dan internasional
  8. Penelitian: memperbanyak publikasi dan penelitian antar universitas dalam dan luar negeri
  9. Pengabdian Masyarakat: ikut aktif berpartisipasi dalam membangun masyarakat melalui jalur pendidikan dan pembinaan

Dalam lima tahun, penelitian ditargetkan melahirkan 60 jurnal SINTA, 20 makalah jurnal internasional, 16 makalah proceeding seminar internasional, dan 20 buku ber-ISBN. Sehingga diharapkan satu prodi satu dosen melahirkan satu buku per tahun. Mahasiswa akan terus didorong melahirkan 250 makalah ilmiah terpublikasi.

“Tesis terbaik dari setiap prodi akan kami terbitkan dengan biaya dari universitas”, tegas Direktur di akhir presentasinya. Tidak luput juga perhatian beliau untuk memperbanyak publikasi oleh mahasiswa aktif di berbagai jurnal terakreditasi nasional dan internaisional. Penulisan diharapkan terbentuk dari hasil kerjasama kedua pihak, baik dosen maupun mahasiswa.

Perbaikan sistem administrasi juga menjadi perhatian dalam setiap denyut pergerakan universitas. Setiap semester akan ada kebijakan dan perbaikan sistem baru. Akreditasi dan administrasi akan diupayakan sebaik-baiknya untuk mencapai nilai terbaik. Sehingga diharapkan dalam 5 tahun ke depan akan menuju target yang diharapkan oleh para Trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, yaitu menjadi universitas yang bermutu dan berarti.

Pandemi yang melanda dunia saat ini turut berimbas ke dunia pendidikan dengan berubahnya sistem pendidikan menjadi berbasis online. UNIDA menyikapi hal ini dengan memiliki program serius untuk membentuk kelas online standar internasional yang bisa diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa dari mancanegara. Proses pemberian tugas dan administrasi pun didorong untuk berubah menjadi paperless dengan memanfaatkan jaringan dan cloud computing system and services. Website dan media sosial menjadi pusat informasi tentang kampus dan universitas.

Di ujung orasinya, beliau mencetuskan 2 mega proyek universitas berupa penyusunan ensiklopedia lengkap agama aliran dan madzhab Indonesia, serupa dengan ensiklopedia WAMY namun di kaliber nasional. Kedua, program penyusunan Kamus Gontory Araby – Indonesia, sehingga mampu mengokohkan nama besar Gontor sebagai pencetus sistem belajar berbahasa aktif Arab dan Inggris pertama di Indonesia. Targetnya, di tahun 2026 pascasarjana mampu menghadiahkan 2 karya ini tepat di peringatan 1 abad Pondok Modern Darussalam Gontor.

Untuk mengawal Program Pascasarjana (PPS), diperlukan struktur kepengurusan yang sudah dibentuk dan siap bertugas 5 tahun ke depan sebagai berikut:

Direktur PPS
Wakil direktur PPS
Senat PPS

Unit Penjamin Mutu
Kabag TU
Kabag Akademik
Kasubag Keuangan
Kasubag PKM
Kaprodi AFI
Kaprodi HES
Kaprodi PBA
Kaprodi Doktoral AFI

: Dr. M. Khalid Muslih, MA
: Dr. Jarman Arroisi, M.A
: Dr. Sujiat Zubaidi Saleh, M.Ag
: Dr. Ikhwan Mahmudi
: Fahman Mumtazi, M.A
: Iqbal Maulana Alfiyansyah, MA
: Fazl Rahman, MA
: Usmanul Hakim, MA
: Dr. Harda Armayanto, MA
: Dr. Syamsuri
: Dr. Agus Yasin
: Dr. Jarman Arroisi, M.A

Semua program yang dicanangkan ini tentunya tidak mudah dan membutuhkan ketekunan luar biasa. Kekompakan dan kesungguhan niat menjadi hal yang mutlak untuk menggapai target UNIDA UNGGUL 5 tahun ke depan kelak. Wallahu ni’mal maula wa ni’man nashiir.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
TOP